Selasa, 22 Juli 2008

Kotowinangun 16 Jan 08

Kebaktian Kotowinangun
Rabu, 16 Jan. 2008

Bacaan : Ulangan 7 : 12 – 16

Judul bacaan ini adalah : “Janji berkat”
Janji berkat dalam :12 – 16 tidak terlepas dari : 1 – 11. Kaitan ini menjelaskan Allah yg berjanji kepada leluluhur bangsa Israil: Abraham, Ishak, Jacub, bhw melalui keturunan mereka, Allah akan memberikan negeri untuk mereka diami yg penuh kelimpahan susu dan madunya.
Karena itu apabila mereka telah tiba di negeri yg dijanjikan itu, sikap mereka harus bagaimana? Sikap itu yg ada kaitannya dengan bacaan kita sore ini.
Umat Israil adalah umat yg kudus bagi Tuhan. Umat ini yg dipilih dari segala bangsa di dunia ini. Mereka dipilih karena apa? Karena Tuhan mengasihi dan memegang sumpah dan janjiNya kepada nenekmoyangmu. Karena Tuhan mengasihi dan berjanji maka Ia menuntun umat ini keluar dari penindasan di Mesir. Sebab itu haruslah kau ketahui bhw Tuhan, Allahmu, Dialah Allah, Allah yg setia yg memegang perjanjian dan kasih setiaNya terhadap orang yg kasih kepadaNya dan berpegang pada perintahNya sampai kepada beribu-ribu keturunan. (6,8,9). Tetapi terhadap diri setiap orang yg membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Karena itu nasehat Musa kepada umat: Berpeganglah pada perintah, ketetapan dan peraturan yg kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan. Ini janji Allah
:12 Dan akan terjadi: Karena kamu mendengarkan peraturan itu serta melakukannya dengan setia maka terhadap engkau Tuhan Allahmu akan memegang perjanjian dan kasih setiaNya yg diikrarkanNya kepada nenekmoyangmu: Isi dari janji dan ikrar itu adalah : : 13 –15.

Penerapan dalam hidup kita: Kita semua sdh mengerti apa yg ditulis dalam Pasal 7 ini, juga dalam perikop kita.
Allah adalah Allah bukan manusia. Kita tidak sempurna, tidakbaik, tidaktepati janji, tidakbenar, tidak jujur dst. Hanya Allah dalam YK sajalah yg benar, sempurna, menepati janji, karena Allah itu tidak berobah: baik kemarin, hari ini dan selama-lamanya.(Ibrani 13 : 8 Tuhan Yesus tetap sama baik kemarin, hari ini dan selama-lamanya). Semua yg ada dalam diriNya tetap sama tak berobah termasuk setia kepada janjiNya.

Kita kenal bhw Allah itu baik bukan berarti kita perlu semaunya toh Allah itu baik. Meskipun Allah iutu baik dan setia mengasihi kita tetapi toch Allah juga meminta kerjasama dan saling pengertian dari kita. Artinya Ia juga kurang berterima jika kita disamping mengharapkan berkat Allah kita masih meminta bantuan dari “kuasa lain”. Jikalau kita semua telah mengerti bhw Allah itu setia, kesetiaan serta berkat2 yg telah kita rasakan dalam waktu yg lalu, itu juga nantinya akan berlaku kini dan yg akan datng dalam hidup kita, sepanjang kita mengulkurkan ntangan untuk dipegang oleh tangan Allah sebab berkat itu milik Allah dan berasal dari Allah. Itu bukan berati kita lalu berpangkutangan tidak bekerja. Allah tidak setia memberkati orang yg malas bekerja. Orang yg bekerja keras sambil memohon pertolongan dari Allah, kerja mereka diberkati sesuai dengan janjiNya bhw dari kerja meras kamu akan dapat makananmu (Kej.3 : 19a)

Menikmati janji Allah dan berkatNya, itu dihayati secara pribadi, sebab tidak sama kita menerima berkat itu dan janji itu. Berkat kepada pak A tidak sama dengan berkat kepada ibu A, kepada pak Munafe beda dari ibu Yadi dan pak Pieter. Penghayatan itu akan masing-masing rasakan sendiri melalui kadar imannya dan ferkuensi pendekatan pribadi seseorang dengan Allah. Allah berdiri paling Atas di atas kita semua dan dari Atas itu Ia yg memandang dan mengerti lalu memberi sesuai kehendakNya bagi masing2 yg berbeda tadi. Ia telah berjanji kepada lelulur kita, maka Ia tidak mau hilang muka utk membiarkan kita menderita tetapi Ia akan menyertai dan memberkati kita tetapi kita juga harus mengerti, lalu jangan berpaling meninggalkan Dia. Berpaling meninggalkan Dia dalam arti luas, kita dapat mengisi sendiri dengan pengertian kita. Salahsatu contoh gampang, rajinlah dan setialah dalam memenuhi njadwal pelayanan minggu, jangan malas ke kebaktian sector dan rajinlah ke gereja, ke persekutuan, rajinlah berdoa dan mengucap syukur.

Atas berkat2 yg telah kita terima pada waktu2 yg lalu, baiklah kita kini di hari ke 16 dari 365 hari ke depan, kita naikkan syukur atas penyertaanNya kepada kita sebab masa lalu 2007 Allah baik, maka atas kesetiaanNya kepada janjiNya untuk menuntun kita terus, maka kita telah tiba di awal thn baru 2008 ini, maka marilah bersyukur dan memuliakan kasih dan kesetiaanNya bagi kita. Dengan begitu kita dapat kekuatan dan pengawalan untuk melanjutkan perjalanan kita memasuki hari2 yg terbentang panjang di depan kita.

Amin

Tidak ada komentar: