Sabtu, 16 April 2011

Hanya Tuhan Yang layak dipuji

Perjamuan kudus Kalimangli
Minggu, 7 Des. 2008

Bacaan : Maz. 135: Hanya Tuhan yang layak dipuji

Manusia cendrung senang kalau dipuji. Ada banyak cara baik yg positip maupun yg negatip dilakukan agar mendapat pujian. Sebenarnya pujian tidak perlu dicari. Kita bekerja sajalah dengan jujur dan apa adanya. Dari hasilnya itu akan nampak apakah orang yg telah bekerja itu perlu dihargai pekerjaannya ataukah tidak. Kalau pekerjaannya baik sesuai dengan apa yg dikehendaki maka pantaslah dihargai, diberi ucapan terimakasih dan “diberi pujian. Jangan hanya karena amau mendfapat pujian, maka menerobot pekerjaan orang lain, biarlah orang lain hancur asal saya mendapat pujian.

Sdr. Bacaan kita pagi ini berbicara ttg Tuhanlah yg patut dipuji. Rupanya pemazmur mengalami hal yg sama dalam mengamati karya Tuhan sepanjang hidupnya. Karena Pemasmur mengalami kasih setia Tuhan pertama2 bagi dirinya tetapi juga untuk seluruh umat, maka ia meminta untuk umat Israil supaya memuji Tuhan. Pertama-tama ia khususkan kepada para hamba Tuhan. Hamba-hamba Tuhan yg melayani supaya berikan pujian hanya kepada Tuhan. Kemudian orang-orang yg akan melayani di rumah Tuhan, ini dimaksudkan untuk para pelayan yg melayani dalam gereja, diminta agar kiranya pelayanan mereka merupakan suatu pujian bagi Tuhan. Kemudian orang-orang yg yg datang melayani di pelataran rumah Allah kita. Rumah ibadah di Israil, terbagi dua: Pelataran dan dalam rumah ibadah. Di pelataran ini tersedia: tempat pembasuh kaki, tempat untuk pembakaran korban. Jadi korban tidak dibakar dalam rumah ibadah, tetapi di luar di pelataran. Jadi pemazmur meminta orang-orang yg dating beribadah, juga yg melayani Tuhan di pelataran, agar semua mereka itu memberi hormat dan pujian hanya kepadaTuhan.Jangan melayani dengan motivasi supaya dipuji. Pemazmur melihat dan merasakan kasih sayang Tuhan itu sudah berlaku pada masa lampau saat Ia memilih Jakub bagiNya dan memilih Israil menjadi milik kesayanganNya. Karya Tuhan di masa lampau ini membuat Pemazmur begitu kagum, sebab baginya Tuhan itu Maha Besar, karena itu Ia akan dapat melakukan apa saja yg Ia kehendaki baik dilangit juga di bumi. Salah satu karya agung Allah yg pemazmur ungkapkan di sini ialah waktu Ia mengeluarkan orang Israil dari perhambaan di Mesir dengan cara memukul mati semua anak sulung di Mesir baik manusia juga anak sulung binatang. Juga membuat banyak mujizat dalam perjalanan di padang gurun. Karya agung Allah inilah yg membuat Pemazmur memuji dan mengajak semua umat manusia agar memuji Tuhan.

Dalam ibadah ini pemazmur juga meminta kita sekalian sdr dan saya, kita yg telah mengalami penyertaan Allah, berkat dan pertolongan sepanjang minggu ini, sepanjang bulan ini, sepanjang tahun ini supaya kita juga ikut menaikkan pujian hanya kepada Tuhan saja. Jika kita berhasil dalam hidup janganlah kita anggap bahwa keberhasilan itu adalah usahaku sendiri. Kita perlu sadar bhw Tuhan berdiri dibelakang, di depan, disamping kiri-kanan untuk membantu kita mencapai keberhasilan dalam hidup.karena kasih sayang Tuhan kepada kita. Itu merupakan berkat dan anugerah yg dikaruniakan kepada kita masing2 dalam berbagai bentuk. Karena itu atas hidup dan kehidupan yg kita terima dan nikmati ini baiklah kita kembalikan saja kepada Tuhan dalam ucapan syukur dan puji2an sebab hanya Tuhan sajalah yg layak menerima hormat dan pujian dari kita manusia ciptaanNya.

Marilah dalam masa2 advent ini kita melihat kembali ke belakang sepanjang 12 bulan perjalanan hidup kita, baik sebagai gereja, jemaat, keluarga dan diri pribadi akan berbagai pertolongan dan berkakat, kesehatan serta kekuatan yg kita nikmati itu, hendaklah kita renungkan diam-diam bahwa itu semuanya karena kasih sayang Tuhan kepada kita masing-masing. Oleh karena itu baiklah masing2 kita yg telah merasakan pertolongan dan penyertaan Tuhan itu menaikkan pujian kepadaNya serta ucapan syukur bahwa Tuhan itu baik dan kasih setiaNya tak pernah berubah baik kemarin hari ini dan sampai selama-lamanya. Selamat memasuki masa Advent,


Amin.

Tidak ada komentar: