Rabu, 04 Juni 2008

Doa Bapa Kami

Doa Bapa kami


“Bapa kami yang di “Sorga”

Mengajarkan Sikap kita yang benar yg dengannya kita menyapa Allah sebagai “Bapak kami”. Dalam kasih dan iman kita memandang Dia sebagai yg dekat dengan kita dalam kasih dan anugerah yg sempurna.

“Yang di Sorga” kita mengungkapkan penghormatan kudus bagiNya yg adalah Pemerintah Yang Maha Kuasa atas langit dan bumi. Kata-kata pendahuluan ini mengajar dan mengingatkan kita bhw semua orang percaya adalah “satu dalam Dia” karena itu kita berdoa kepada Allah sebagai “Bapa kami”. Setelah hati orang percaya dipersiapkan dengan benar oleh seruan ini kami seruan berikutnya adalah tentang kemuliaan dan maksud Ilahi dari Bapak Sorgawi

“Dikuduskanlah namaMu” adalah permohonan agar kiranya Allah memampukan kita dan semua manusdia untuk mengakui dan memuliakan Dia, menyembah dan melayani Dia sebagai Yang Kudus, Yang Maha Kuasa, Bapak Sorgawi
“NamaNya” Dia sendiri yg patut menerima seluruh hormat dan kemuliaan sejati, karena Dia dengan sempurna mengasihi kita dan sebagai Pencipta yg kudus dan mahakuasa.

“Datanglah KerajaanMu” permohonan agar Allah membiarkan pemerintahan dan kedaulatan IlahiNya dengan penuh kemuliaan terus-menerus memperoleh tempat yg wajar dan tepat. Dengan memohon datanglah KerajaanMu, artinya suatu permohonan agar kiranya pemerintahan Allah berlaku pada zaman ini, sekarang dan di sini, juga dalam hati kita masing2 yg berdoa. Pada sisi lain permohonan ini juga mempunyai makna eskatologi, bhw permohonan agar pemerintahan Allah sebagai Raja yg telah datang dengan kuasa ke dalam hidup kita pribadi dan kepada manusia pada umumnya melalui kedatangan Yesus Kristus pertama, dan masih dalam proses datang secara terus –menerus dan akhirnya agar datang dalam kemuliaan penuh dan sempurna melalui kedatanganNya pada kali kedua.

“Jadilah KehendakMu di bumi seperti di Sorga” Di Sorga, kehendak Allah dilaksanakan tanpa syarat oleh semua (yang ada di sorga), karena itu kita orang percaya seyogianya berdoa dan memohon agar kehendak Allah itu dilaksanakan dengan cara yg sama kepada semua orang di bumi. Seruan ini dimaksudkan untuk masa kini tetapi juga mengarah ke masa depan saat mana segala lutut bertelut dan segala lidah mengaku bhw Yesus Kristus adalah Tuhan dan Raja dari segala raja (Pilipi 2 : 10 – 11) dan tatkala kuasa –kuasa kegelapan dibinasakan secara tuntas maka Allah pada saat itu akan memenuhi semuanya dan kehendakNya akan memerintah mutlak di Sorga maupun di dunia baru (Ikor. 15 : 24 – 28)

Tidak ada komentar: